<p><strong>DALUNG (04/02/2026)</strong> – Kegiatan Posyandu Terpadu (Balita) Banjar Untal-Untal, Desa Dalung yang bertempat di Balai Banjar Untal-Untal, Desa Dalung pada Sabtu (10/1). Kegiatan ini dihadiri oleh Kelian Banjar Dinas Untal-Untal I Nyoman Oka Suartana, S.PT., Petugas Puskesmas Kuta Utara., Kader BKB (Bina Keluarga Balita) Banjar Untal-Untal., Kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) Banjar Untal-Untal Agung Ayu Komang Sriani., serta Ibu dan Balita di Banjar Untal-Untal Desa Dalung. Tujuan adanya Giat Posyandu Balita ini untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak, khususnya balita. Hal ini dilakukan melalui berbagai pelayanan kesehatan dasar yang diberikan secara terpadu, menyeluruh, dan berkesinambungan dalam mewujudkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan produktif.</p> <p> </p> <p>Stunting pada anak balita adalah kondisi terhambatnya pertumbuhan tinggi badan akibat kekurangan nutrisi kronis atau jangka panjang. pencegahan stunting pada anak usia balita menjadi sangat penting karena memiliki berbagai macam bahaya yang berdampak jangka panjang, tidak hanya pada kesehatan fisik  tetapi juga perkembangan mental dan masa depan balita.  Anak dikatakan mengalami stunting jika tinggi badan mereka berada di bawah minus dua standar deviasi dari standar pertumbuhan anak seumurnya menurut WHO (World Health Organization). Pencegahan stunting pada anak balita harus dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan berbagai pihak, maka dari itu Pemerintah Desa Dalung sudah memfasilitasi Posyandu Balita di setiap banjar se-Desa Dalung. Posyandu Balita di Desa Dalung merupakan wadah pemeliharaan kesehatan yang dilakukan dari, oleh, dan untuk masyarakat di Desa Dalung.</p> <p> </p> <p>Diwawancarai setelah kegiatan, salah satu Kader Posyandu Balita Banjar Untal-Untal Ni Kadek Sekar mengatakan kami sebagai kader posyandu sangat memahami bahwa kami memiliki peran yang krusial dalam memonitor pertumbuhan balita dan memberikan informasi serta layanan kepada orang tua untuk mencegah stunting. Mereka berkomitmen untuk memberikan edukasi kepada orang tua tentang pentingnya nutrisi yang tepat, pola makan sehat, serta perawatan kesehatan yang diperlukan untuk mencegah stunting. Mereka para kader posyandu lainnya juga secara rutin memantau pertumbuhan balita di Banjar Untal-Untal, termasuk mengukur tinggi badan, berat badan, dan lingkar kepala bertujuan untuk mendeteksi dini jika ada tanda-tanda keterlambatan pertumbuhan dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang sesuai. <em><strong>“Dengan adanya Kegiatan rutin Posyandu Balita di Banjar Untal-Untal, saya berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Dalung khususnya tentang pentingnya perawatan kesehatan bagi balita, termasuk pencegahan stunting di Banjar Untal-Untal ini,” </strong></em>ungkapnya.</p> <p> </p> <p>Seorang ibu balita dari Banjar Untal-Untal, Lydia Kurniawati memberikan tanggapannya setelah mengikuti Kegiatan Posyandu Balita, Ia mengatakan setelah rutin mengikuti posyandu, Ia melihat pertumbuhan anaknya menjadi lebih baik. Dia mendapat suplemen gizi yang dianjurkan dan makanan tambahan yang dibutuhkannya bagi balitanya. Ia juga belajar begitu banyak hal baru setelah mengikuti posyandu. Dirinya lebih memahami pentingnya nutrisi yang tepat dan pola makan sehat bagi anak balitanya. <em><strong>“Dengan harapan bersama-sama, adanya kegiatan posyandu balita di Desa Dalung dapat menjadi lebih bermanfaat dan memberikan dampak positif yang lebih besar bagi ibu-ibu dan anak-anak di Banjar -Untal-Untal,”</strong></em> tutupnya.</p> <p> </p> <p><strong>(KIMDLG-001).</strong></p>
Cegah Stunting pada Anak, Banjar Untal-Untal, Dalung Gelar Kegiatan Rutin Posyandu Terpadu (Balita)
04 Feb 2026